Wahabi & Peringatan Ulama Berkenaan Golongan Pemecah Belah – Fitnah Wahhabi – Siri 1

Kebnyakan kini yang ada ilmu mengenai Islam suka membid’ahkan amalan2 sdangkan amalan2 ini bukanlah bid’ah, ia merupakan masalah khilafiyah. Mslh ini kebanyakan thabit dgn sunnah Rasulullah s.a.w….

tidak salah kalau kita nak memilih Hadis yang shohih, itu lagi bagus…
yang salahnya klu kita menuduh orang itu kafir dan kita guna ilmu untuk berdebat…
sdangkan mereka langsung tidak faqih dalam bidang hadis dan ilmu agama islam..

benda yang furu’ dan khilaf adalah sbg wasilah untuk mencapai matlamat yang utama iaitu mardhatillah(KEREDHAAN ALLAH)..  wasilah bukan untuk menyalahkan orang lain.. ini yang akan memecahkan ummah..

Gerakan seperti ini muncul menggunakan pelbagai nama untuk mensucikan diri mereka. Mereka berlindung  menggunakan nama Pejuang Sunnah, Pembenteras Bid’ah, Kumpulan ‘Salafi’, walhal hakikatnya arus yang mereka bawa adalah Wahabi.

Gerakan wahhabi bernasib baik karena muncul di Semenanjung Arab (Najad) dan karena itu dekat dengan Haramayn (Makkah & Madinah), yang secara geografinya merupakan jantung dunia muslim.. Keluarga Saudi, yang menjadi patron gerakan wahhabi, sangat beruntung ketika pada abad ke-20 memperoleh kekayaan minyak luar biasa, yang sebahagiannya telah digunakan untuk menyebarluaskan fahaman wahhabisme di dunia Islam dan wilayah-wilayah lain.

Mereka bertujuan memelihara kemurnian ajaran Islam dan mengukuhkan persaudaraan dan perpaduan umat Islam. Namun terdapat pihak yang mengunakannya untuk membid’ahkan amalan sebahagian besar umat Islam yang sebahagiannya merupakan pendapat Jumhur Ulama dan yang lainnya adalah masalah khilafiyyah di kalangan para Fuqaha’. Keadaan ini telah menimbulkan ketegangan dan fitnah di kalangan masyarakat Islam di mana sahaja penyakit ini merebak.

Al Sheikh Muhammad Zaki Ibrahim ketika menggambarkan kesan yang ditinggalkan oleh kegiatan golongan ini terhadap keharmonian masyarakat Islam di Mesir dalam bukunya “al-Salafiyyah al-Mu’assarah” menulis :

Quote

“Kita sekarang berhadapan dengan satu gelombang taufan melanda secara membuta tuli, dengan pelbagai dakwaan dan dakyah yang memaklumkan sebahagian besar umat Islam terkeluar daripada agama ALlah… kerana mereka tidak mengikut dan berpegang dengan pendapat yang dipegang oleh golongan berkenaan… hingga memporak perandakan keluarga.. anak menuduh bapanya kufur dan syirik, anak perempuan menderhaka kepada bapa dan menganggapnya ahli bid’ah dan fasik. Ada juga berlaku wanita kahwin dengan lelaki lain tanpa penceraian yang sah dengan suaminya berasaskan anggapan bahawa perkahwinan dengan suami pertamanya tidak sah kerana dia seorang yang kafir…”

Demikian besarnya fitnah yang ditimbulkan oleh penyalah gunaan tafsir nas-nas syarak tanpa berpandukan huraian oleh ulama muktabar. Hal ini memang telah diberikan peringatan oleh RasuluLlah s.a.w dalam sebuat hadith yang diriwayatkan oleh Imam al-Tirmidhi maksudnya:

“Sesiapa yang mentafsir al Quran tanpa ilmu maka bersedialah menduduki tempatnya di dalam neraka.”

Sumber : Kata Pengantar Mufti Wilayah Persekutuan Dato’ Wan Zahidi Bin Wan Teh, Makna Sebenar Bid’ah Satu Penjelasan Rapi, al-Sheikh al-Hafiz al-Fadl Abu Al Fadl AbduLLah al-Siddiq al-Ghumari, Middle East Global ,2003, Selangor

1. SEDIKIT INFO

Sungguh Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan Khawarij ini dalam beberapa hadits beliau, maka hadits-hadits seperti itu adalah merupakan tanda kenabian beliau s a w, karena termasuk memberitakan sesuatu yang masih ghaib (belum terjadi). Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan sebagian yang lain terdapat dalam selain kedua kitab tsb.

Hadits-hadits itu antara lain :

1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini, sambil memberikan ke arah timur (Najed-pen ).

2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur’an tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama hingga anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereke bercukur kepala (GUNDUL – pen).

3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur’an, tetapi keimanan mereka tidak sampai mengubatinya, mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeruh kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah. Tanda-tanda mereka adalah bercukur (GUNDUL – pen).

4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al Qur’an namun tidak sampai pada kerongkongan mereka, meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah pada hari kiamat.

5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan  kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (GUNDUL – pen).

6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan unta.

7. Dari arah sini inilah datangnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah timur (Najed – pen).

8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan fahaman Wahabi dari sebelah timur / Najed – pen).

9. (Nabi s a w berdo’a) Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, para sahabat berkata : Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo’a: Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, dan pada yang ketiga kalinya beliau s a w bersabda : Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah serta disana pula akan muncul tanduk syaitan.

10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai membersihkan meraka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir bersama-sama dengan dajjal.

Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul-pacul – pen). Dan ini adalah merupakan nash atau perkataan yang jelas ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah timur, yakni para penganut Ibnu Abdil Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya bercukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya tidaklah dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum melakukan perintah tsb (bercukur – gundul pacul). Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari aliran-aliran SESAT lainnya.

Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas ditujukan kepada mereka, sebagaimana apa yang telah dikatakan oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal, seorang mufti di Zubaid. Beliau r a berkata : “Tidak usah seseorang menulis suatu buku untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab,
akan tetapi sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits Rasulullah s a w itu sendiri yang telahmenegaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena ahli bid’ah sebelumnya tidaklah pernah berbuat demikian selain mereka. Adapun mengenai sabda Nabi s a w yang mengisyaratkan bahwa akan ada dari arah timur (Najed – pen) keguncangan dan dua tanduk syaithon, maka sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua tanduk syaithon itu tiada lain adalah Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad Ibn Abdil Wahhab.

Sebagian ahli sejarah menyebutkan peperangan BANY HANIFAH, mengatakan : Di akhir zaman nanti akan keluar di negeri Musailamah seorang lelaki yang menyerukan agama selain agama Islam. Ada beberapa hadits yang didalamnya menyebutkan akan timbulnya fitnah, diantaranya adalah :

1. Darinya (negeri Musailamah dan Muhammad bin Abdul Wahhab) fitnah yang besar yang ada dalam ummatku, tidak satupun dari rumah orang Arab yang tertinggal kecuali dimasukinya, peperangan bagaikan dalam api hingga sampai keseluruh Arab, sedang memeranginya dengan lisan adalah lebih sangat (bermanfaat – pen) daripada menjatuhkan pedang.

2. Akan ada fitnah yang menulikan, membisukan dan membutakan, yakni membutakan penglihatan manusia didalamnya sehingga mereka tidak melihat jalan keluar, dan menulikan dari pendengaran perkara hak, barang siapa meminta dimuliakan kepadanya maka akan dimuliakan.

3. Akan lahir syaithon dari Najed, Jazirah Arab akan goncang lantaran fitnahnya.

Al-Allamah Sayyid Alwi bin Ahmad bin Hasan bin Al-Quthub As-Sayyid Abdullah Al-Haddad Ba’Alawi didalam kitabnya :”Jalaa’uzh zhalaam fir rarrdil Ladzii adhallal ‘awaam” sebuah kitab yang agung didalam menolak faham wahabi, beliau r a menyebutkan didalam kitabnya sejumlah hadits, diantaranya ialah hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin abdul Muthalib
r a sbb :

“Akan keluar di abad kedua belas nanti dilembah BANY HANIFAH seorang lelaki, tingkahnya seperti pemberontak, senantiasa menjilat (kepada penguasa Sa’ud – pen) dan menjatuhkan dalam kesusahan, pada zaman dia hidup banyak kacau balau, menghalalkan harta manusia, diambil untuk berdagang dan menghalalkan darah manusia, dibunuhnya manusia untuk kesombongan, dan ini adalah fitnah, didalamnya orang-orang yang hina dan rendah menjadi mulia (yaitu para petualang & penyamun digurun pasir – pen), hawa nafsu mereka saling berlumba tak ubahnya seperti berlumbanya anjing dengan pemiliknya”.

Kemudian didalam kitab tersebut Sayyid Alwi menyebutkan bahwa orang yang tertipu ini tiada lain ialah Muhammad bin Abdul Wahhab dari Tamim. Oleh sebab itu hadits tersebut mengandung suatu pengertian bahwa Ibnu Abdul Wahhab adalah orang yang datang dari ujung Tamim, dialah yang diterangkan hadits Nabi s a w yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Sa’id Al-Khudri r a bahwa Nabi s a w bersabda :

“Sesungguhnya diujung negeri ini ada kelompok kaum yang membaca Al Qur’an, namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka membunuh pemeluk Islam dan mengundang berhala-berhala (Amerika, Inggeris dan kaum Zionis baik untuk penggalian berhala purbakala atau untuk kepentingan yang lain – pen), seandainya aku menjumpai mereka tentulah aku akan membunuh mereka seperti dibunuhnya kaum ‘Ad.

Dan ternyata kaum Khawarij ini telah membunuh kaum muslimin dan mengundang ahli berhala (Zionis dan konco-konconya – pen). Ketika Ali bin Abi Thalib dipenggal oleh kaum khawarij, ada seorang lelaki berkata : “Segala Puji bagi Allah yang telah melahirkan mereka dan menghindarkan kita dari mereka”. Kemudian Imam Ali berkata : “Jangan begitu, demi Tuhan yang diriku berada didalam Kekuasaan-Nya, sungguh diantara mereka ada seorang yang dalam tulang rusuknya para lelaki yang tidak dikandung oleh perempuan, dan yang terakhir diantara mereka adalah bersama dajjal.

Ada hadits yang diriwayatkan oleh Abubakar didalamnya disebutkan BANY HANIFAH, kaum Musailamah Al-Kadzdzab, Beliau s a w berkata : “Sesungguhnya lembah pegunungan mereka senantiasa menjadi lembah fitnah hingga akhir masa dan senantiasa terdapat fitnah dari para pembohong mereka sampai hari kiamat”.

Dalam riwayat lain disebutkan :

“Celaka-lah Yamamah, celaka karena tidak ada pemisah baginya” Di dalam kitab Misykatul Mashabih terdapat suatu hadits berbunyi sbb : “Di akhir zaman nanti akan ada suatu kaum yang akan membicarakan kamu tentang apa-apa yang belum pernah kamu mendengarnya, begitu juga (belum pernah) bapak-bapakmu (mendengarnya), maka berhati-hatilah jangan sampai menyesatkan dan memfitnahmu”.

Allah SWT telah menurunkan ayat Al Qur’an berkaitan dengan BANY TAMIM sbb :

“Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti”.
(QS. 49 Al-Hujurat : 4).

Juga Allah SWT menurunkan ayat yang khitabnya ditujukan kepada mereka sbb : “Jangan kamu semua mengangkat suaramu diatas suara Nabi”. (QS. 49 Al-Hujurat 2)

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : “Sebenarnya ayat yang diturunkan dala kasus BANY HANIFAH dan mencela BANY TAMIM dan WA”IL itu banyak sekali, akan tetapi cukuplah sebagai bukti buat anda bahwa kebanyakan orang-orang Khawarij itu dari mereka, demikian pula Muhammad bin Abdul Wahhab dan tokoh pemecah belah ummat, Abdul Aziz bin Muhammad bin Su’ud adalah dari mereka”.

Diriwayatkan bahwa Nabi s a w bersabda : “Pada permulaan kerasulanku aku senantiasa menampakkan diriku dihadapan kabilah-kabilah pada setiap musim dan tidak seorangpun yang menjawab dengan jawaban yang lebih buruk dan lebih jelek daripada penolakan BANY HANIFAH”.

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : “Ketika aku sampai di Tha’if untuk ziarah ke Abdullah Ibnu Abbas r a, aku ketemu dengan Al-Allamah Syeikh Thahir Asy-Syafi’i, dia memberi tahukan kepadaku bahwa dia telah menulis kitab guna menolak faham wahabi ini dengan judul : “AL-INTISHARU LIL AULIYA’IL ABRAR”. Dia berkata kepadaku : “Mudah-mudahan lantaran kitab ini Allah memberi mafa’at terhadap orang-orang yang hatinya belum kemasukan bid’ah yang datang dari Najed (fahaman Wahabi), adapun orang yang hatinya sudah kemasukan maka tak dapat diharap lagi kebahagiannnya, karena ada sebuah hadits riwayat Bukhari : ‘Mereka keluar dari agama dan tak akan kembali’. Sedang yang dinukil sebagian ulama yang isinya mengatakan bahwa dia (Muhammad bin Abdul Wahhab) adalah semata-mata meluruskan perbuatan orang-orang Najed, berupa anjuran terhadap orang-orang Baduy untuk menunaikan sholat jama’ah, meninggalkan perkara-perkara keji dan merompak ditengah jalan, serta menyeru kemurnian tauhid, itu semua adalah tidak benar.

Memang nampaknya dari luar dia telah meluruskan perbuatan manusia, namun kalau ditengok kekejian-kekejiannya dan kemungkaran-kemungkaran yang dilakukannya berupa :

1. Mengkafirkan ummat sebelumnya selama 600 tahun lebih (yakni 600 sebelum masa Ibnu Taimiyah dan sampai masa Wahabi, jadi sepanjang 12 abad lebih- pen).

2. Membakar kitab-kitab yang relatif amat banyak (termasuk Ihya’ karya Al-Ghazali)

3. Membunuh para ulama, orang-orang tertentu & masyarakat umum.

4. Menghalalkan darah dan harta mereka (karena dianggap kafir – pen)

5. Melahirkan jisim bagi Dzat Allah SWT.

6. Mengurangi keagungan Nabi Muhammad s a w, para Nabi & Rasul a s serta para Wali r a

7. Membongkar makam mereka dan menjadikan sebagai tempat membuang kotoran (toilet).

8. Melarang orang membaca kitab “DALAA’ILUL KHAIRAT”, kitab Ratib dan dzikir-dzikir, kitab-kitab maulid Dziba’.

9. Melarang membaca Shalawat Nabi s a w diatas menara-menara setelah melakukan adzan, bahkan telah membunuh siapa yang telah melakukannya.

10. Menyuap orang-orang bodoh dengan doktrin pengakuan dirinya sebagai nabi dan memberi pengertian kepada mereka tentang kenabian dirinya dengan tutur kata yang manis.

11. Melarang orang-orang berdo’a setelah selesai menunaikan sholat.

12. Membagi zakat menurut kemauan hawa nafsunya sendiri.

13. Dia mempunyai i’tikad bahwa Islam itu sempit.

14. Semua makhluk adalah syirik.

15. Dalam setiap khutbah dia berkara bahwa bertawasul dengan para Nabi, Malaikat dan para Wali adalah kufur.

16. Dia mengkafirkan orang yang mengucapkan lafadz : “maulana atau sayyidina” terhadap seseorang tanpa memperhatikan firman Allah yang berbunyi :
“Wasayyidan” dan sabda Nabi s a w kepada kaum anshar : “Quumuu li sayyidikum”, kata sayyid didalam hadits ini adalah shahabat Sa’ad bin Mu’adz.

17. Dia juga melarang orang ziarah ke makam Nabi s a w dan menganggap Nabi s a w itu seperti orang mati lainnya.

18. Mengingkari ilmu Nahwu, lughat dan fiqih, bahkan melarang orang untuk mempelajarinya karena ilmu-ilmu tsb dianggap bid’ah.

Dari ucapan dan perbuatan-perbuatanya itu jelas bagi kita untuk menyakini bahwa dia telah keluar dari kaidah-kaidah Islamiyah, karena dia telah menghalkan harta kaum muslimin yang sudah menjadi ijma’ para ulama salafushsholeh tentang keharamannya atas dasar apa yang telah diketahui dari agama, mengurangi keagungan para Nabi dan Rasul, para wali dan
orang-orang sholeh, dimana menurut ijma’ ulama’ keempat mazhab Ahlissunnah wal jama’ah / mazhab Salafushsholeh bahwa mengurangi keagungan seperti itu dengan sengaja adalah kufur, demikian kata sayyid Alwi Al-Haddad”.

Dia berusia 95 tahun ketika mati dengan mempunyai beberapa orang anak yaitu Abdullah, Hasan, Husain dan Ali mereka disebut dengan AULADUSY SYEIKH atau PUTRA-PUTRA MAHA GURU AGUNG (menurut terminologi yang mereka punyai ini adalah bentuk pengkultus-individuan, mengurangi kemuliaan para Nabi dan Rasul tapi memuliakan dirinya sendiri – dimana kekonsistensiannya ? – pen). Mereka ini mempunyai anak cucu yang banyak dan kesemuanya itu dinamakan AULADUSY SYEIKH sampai sekarang. Hanya kepada Allah jualah kita pintakan semoga mereka diberikan petunjuk menuju jalan kebenaran (inilah pengikut Salaf yang sejati tidak pernah mendo’akan kejelekan kepada siapa saja yang telah mengucapkan kalimat Syahadat. mendo’a untuk kejelekan enggak pernah apalagi mengkafirkan atau memusyrikkan sesama muslim – pen)

Dari kitab : Durarus Saniyah fir Raddi alal Wahabiyah.
Karya : Syeikhul Islam As-Sayyid Al-Allamah Al-Arif
Billah Ahmad bin Zaini Dahlan Asy-Syafi’i.

Ada lagi perkara yang tidak disebutkan oleh penulis diatas yaitu :

1. Melarang penggunaan alat pengeras untuk adzan atau dakwa atau apapun.

2. Melarang penggunaan telpon.

3. Melarang mendengarkan radio dan TV

4. Melarang melagukan adzan.

5. Melarang melagukan / membaca qasidah

6. Melarang melagukan Al Qur’an seperti para qori’ dan qari’ah yakni yang seperti dilagukan oleh para fuqoha

7. Melarang pembacaan Burdah karya imam Busiri rahimahullah

8. Melarang mengaji “sifat 20” sebagai yang tertulis dalam kitab Kifatayul Awam, Matan Jauharatut Tauhid, Sanusi dan kitab-kitab Tauhid Asy’ari / kitab-kitab Ahlissunnah Wal Jama’ah, karena tauhid kaum Wahabi berkisar Tauhid “Rububiyah & Iluhiyah” saja.

9. Imam Masjidil Haram hanya seorang yang ditunjuk oleh institusi kaum Wahabi saja, sedang sebelum Wahabi datang imam masjidil Haram ada 4 yaitu terdiri dari ke 4 madzhab Ahlussunnah yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali. Inilah apakah benar kaum Wahabi sebagai madzhab Ahlissunnah yang melarang madzhab Ahlissunnah, tepatnya Wahabi adalah : “MADZHAB YANG MENGHARAMKAN MADZHAB”.

10. Melarang perayaan Maulid Nabi pada setiap bulan Rabiul Awal.

11. Melarang perayaan Isra’ Mi’raj yang biasa dilaksanakan setiap malam 27 Rajab, jadi praktis tidak ada hari-hari besar Islam

12. Semua tarekat sufi dilarang tanpa kecuali.

13. Membaca dzikir “La Ilaaha Illallah” bersama-sama setelah shalat dilarang

14. Imam dilarang membaca Bismillah pada permulaan Fatihah dan melarang pembacaan Qunut pada shalat subuh.

Jika demikian apa bedanya dengan kaum PRIMITIF ?. Dasar Baduy jahil, tahu agama sedikit sudah dimodifiednya.

Diantara kekejaman dan kejahilan kaum Wahabi adalah meruntuhkan kubah-kubah diatas makam sahabat-sahabat Nabi s a w yang berada di Mu’ala (Makkah), di Baqi’ & Uhud (Madinah) semuanya diruntuhkan dan diratakan dengan tanah dengan mengunakan dinamit penghancur. Demikian juga kubah diatas tanah dimana Nabi s aw dilahirkan, yaitu di Suq al Leil di ratakan dengan tanah dengan menggunakan dinamit dan dijadikan tempat parkir unta, saat ini karena hebatnya desakan kaum muslimin maka khabarnya dibangun perpustakaan. Benar-benar kaum Wahabi itu golongan paling jahil diatas muka bumi ini. Tidak pernah menghargai peninggalan sejarah dan menghormati nilai-nilai luhur Islam

Alkubbatul Khadra atau kubah hijau dimana Nabi Muhammad s a w dimakamkan juga akan didinamit dan diratakan dengan tanah tapi karena ancaman kaum muslimin maka orang-orang biadab itu menjadi takut dan mengurungkan niatnya. Semula seluruh yang
menjadi manasik haji itu akan dimodified termasuk maqam Ibrahim akan digeser tapi karena banyak yang menentang termasuk Sayyid Almutawalli Syakrawi dari Mesir maka dipendamkanya.

Manuskrip Wahabi

2. MEMBONGKAR FAKTA SEJARAH HITAM WAHHABI BERTINDAK MEMBUNUH UMAT ISLAM

( Edisi Sejarah Hitam Wahhabi Di Kota Thoif )

1- WAHHABI MENYERANG KOTA THOIF SETELAH MENAWAN PEMERINTAHAN ASY-SYARIF GHOLIB HAKIM MEKAH PADA ZUL QAEDAH TAHUN 1217H BERSAMAAN 1802M KEMUDIAN WAHHABI MEMBUNUH PENDUDUK THOIF TERMASUK WANITA DAN KANAK-KANAK DAN WAHHABI TURUT MENYEMBELIH BAYI YANG MASIH DIPANGKUAN IBUNYA.( Rujuk fakta sejarah tersebut dalam kitab berjudul Kasyfu Al-Irtiyab seperti yang telah discan di atas pada mukasurat 18 karangan Muhammad Muhsin Al-Amin dan beliau turut menukilkan kenyataan yang sama dari Mufti Mekah Ahmad Bin Zaini Dahlan )

2- WAHHABI MEMBUNUH UMAT ISLAM DI DALAM MASJID-MASJID & RUMAH-RUMAH DAN WAHHABI BERTINDAK MENGEJAR SESIAPA YANG LARI DARI SERANGAN MEREKA LALU MEMBUNUH KEBANYAKAN MEREKA YANG LARI ITU, WAHHABI JUGA MENGUMPUL SEBAHAGIAN MEREKA TADI DALAM SATU KAWASAN MALANGNYA KEMUDIAN DIPUKUL LEHER MEREKA (BUNUH) DAN SEBAHAGIAN MEREKA DIBAWA OLEH WAHHABI KE SATU LEMBAH BERNAMA WADI ALUJ LANTAS WAHHABI MENINGGALKAN MEREKA DI WADI YANG KOSONG ITU YANG JAUH DARI PERKAMPUNGAN DALAM KEADAAN MEREKA DIBOGELKAN TANPA PAKAIAN ANTARA LELAKI DAN PEREMPUAN.

( Rujuk fakta sejarah tersebut dalam kitab sejarah berjudul Sofahaat Min Tarikh Al-Jazirah Al-Arabiyah Al-Hadithah pada mukasurat 178 dikumpulkan oleh Dr. Muhammad ‘Audh Al-Khatib )

WAHHABI MEMBUNUH ULAMA ISLAM, FAKTA SEJARAH YANG TIDAK AKAN DILUPAKAN

-SEMASA KEBANGKITAN WAHHABI DI KOTA THOIF MEREKA TURUT BERTINDAK GANAS TERHADAP ULAMA ISLAM DI KOTA THOIF DAN ULAMA ISLAM YANG BERADA BERHAMPIRAN DENGANNYA TERMASUK ULAMA ISLAM DI MEKAH DAN MADINAH MATI DIBUNUH OLEH WAHHABI BERDASARKAN FAKTA SEJARAH TEPAT.

PADA MASA ITU WAHHABI TELAH MEMBUNUH DAN MENYEMBELIH ULAMA ISLAM TERLALU RAMAI ANTARA ULAMA ISLAM YANG DIBUNUH OLEH WAHHABI ADALAH:

1- MUFTI MEKAH AL-MUKARRAMAH WAKTU YANG SAMA MERUPAKAN SEORANG MUFTI MEKAH DALAM MAZHAB ASY-SYAFI’IYYAH BERNAMA SYEIKH ABDULLAH AZ-ZAWAWI TELAH MATI DIBUNUH OLEH WAHHABI DENGAN KEJAM DIHADAPAN RUMAHNYA DENGAN CARA MENYEMBELIH MUFTI TERSEBUT.

2- SEORANG QODHI (TUAN KADI) BERNAMA ABDULLAH ABU AL-KHOIR JUGA MATI DIBUNUH OLEH WAHHABI KETIKA ITU.3- SYEIKH JA’FAR ASY-SYAIBY DAN BEBERAPA ULAMA ISLAM BERSAMANYA DIBUNUH OLEH WAHHABI DENGAN CARA PENYEMBELIHAN KEJAM OLEH KETUA DAN BALA TENTERA WAHHABI KETIKA ITU.KESEMUA PERISTIWA KEJAM TADI BERLAKU PADA TAHUN 1217H BERSAMAAN 1802M

Sila rujuk fakta sejarah kekejaman Wahhabi tersebut dalam kitab sejarah yang mu’tadil berjudul Al-Awroq Al-Baghdadiyyah Fi Al-Hawadith An-Najdiyyah karangan ulama sejarah bernama As-Said Ibrahim Ar-Rawi Ar-Rifa’iy pada mukasurat 2-4 percetakan An-Najah di Baghdad Iraq Tahun cetakan 1345Hijriyyah ).

  • FAKTA SEJARAH MEMBUKTIKAN KEZALIMAN WAHHABI DI MEKAH AL-MUKARRAMAH MEMBUNUH UMAT ISLAM BERDASARKAN BUKU SEJARAH WAHHABI SENDIRI(Edisi Sejarah HITAM Wahhabi Di Mekah Al-Mukarramah)
  • Wahhabi menyerang kota Thoif dan membunuh umat Islam dan ulamanya disana. Wahhabi menyerang tanah yang mulia Mekah Al-Mukarramah pula tahun 1803M : 1218H seperti yang dinyatakan oleh pengkaji sejarah Abdullah bin Asy-Syarif Husain dalam kitabnya berjudul Sidqul Akhbar Fi Khawarij Al-Qorni Thaniy ‘Asyar. Manakala pengkaji sejarah Wahhabi bernama Uthman Ibnu Basyir Al-Hambaly An-Najdy menyatakan kejadian tersebut berlaku pada tahun 1220H dalam kitabnya Tarikh Najad. Dalam kedua-dua kita sejarah tadi menceritakan kezaliman Wahhabi di tanah suci Mekah antaranya:

    Arab Saudi Yang Merangkumi Haramain (Makkah & Madinah) Merupakan Jantung Dunia Islam Telah Di Takluk Wahabi

  • KEZALIMAN DILAKUKAN OLEH WAHHABI DI KOTA MEKAH:-
  • ( RUJUK FAKTA SEJARAH DI ATAS YANG DINYATAKAN TADI DALAM KITAB PENGKAJI WAHHABI SENDIRI BERNAMA UTHMAN IBNU BASYIR AL-HAMBALY AN-NAJDY DALAM KITABNYA BERJUDUL ‘INWAN AL-MAJDY FI TARIKH NAJAD JUZUK 1 MUKASURAT 135, RUJUK JUGA KITAB YANG TELAH DISCAN DI ATAS ).
  • – Ibu-ibu penduduk kota Mekah dipaksa menjual harta hak milik masing-masing untuk menebus kembali anak-anak mereka yang masih kecil ditangkap oleh Wahhabi.- Penduduk Mekah kelaparan kerana keadaan begitu zalim dilakukan oleh Wahhabi sehingga kanak-kanak mati kelaparan berkelimpangan mayat-mayat mereka.
  • – Pengkaji sejarah & merupakan golongan Wahhabi juga (Uthman An-Najdy) menyatakan bahawa Wahhabi menjual daging-daging keldai dan bangkai kepada penduduk Islam Mekah dengan harga yang tinggi dalam keadaan mereka kelaparan. Sungguh dihina umat Islam Mekah ketika itu.
  • Sungguh Nabi SAW telah memberitakan akan datangnya Faham Wahabi ini dalam beberapa hadits, ini merupakan tanda kenabian beliau SAW dalam memberitakan sesuatu yang belum terjadi. Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan lainnya.
  • Diantaranya: “Fitnah itu datangnya dari sana, fitnah itu datangnya dari arah sana,” sambil menunjuk ke arah timur (Najed). (HR. Muslim dalam Kitabul Fitan) “Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al-Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka (tidak sampai ke hati), mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (Gundul).” (HR Bukho-ri no 7123, Juz 6 hal 20748).Hadis ini juga diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Abu Daud, dan Ibnu Hibban. Nabi SAW pernah berdo’a: “Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman,” Para sahabat berkata: Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo’a: “Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman,”
  • dan pada yang ketiga kalinya beliau SAW bersabda: “Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah serta di sana pula akan muncul tanduk syaitan.” Dalam riwayat lain dua tanduk syaitan.Dalam hadits-hadits tersebut dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul). Dan ini adalah merupakan nash yang jelas ditujukan kepada para penganut Muhammad bin Abdul Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya mencukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikuti tidak diperbolehkan berpaling dari majlisnya sebelum bercukur gundul. Hal seperti ini tidak pernah terjadi pada aliran-aliran sesat lain sebelumnya.
  • Seperti yang telah dikatakan oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal: “Tidak perlu kita menulis buku untuk menolak Muhammad bin Abdul Wahab, karena sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits Rasulullah SAW itu sendiri yang telah menegaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena ahli bid’ah sebelumnya tidak pernah berbuat demikian.”
  • Al-Allamah Sayyid AIwi bin Ahmad bin Hasan bin Al-Quthub Abdullah AI-Haddad menyebutkan dalam kitabnya Jala’uzh Zholam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin Abdul Muthalib dari Nabi SAW: “Akan keluar di abad kedua belas (setelah hijrah) nanti di lembah BANY HANIFAH seorang lelaki, yang tingkahnya bagaikan sapi jantan (sombong), lidahnya selalu menjilat bibirnya yang besar, pada zaman itu banyak terjadi kekacauan, mereka menghalalkan harta kaum muslimin, diambil untuk berdagang dan menghalalkan darah kaum muslimin” AI-Hadits.
  • BANY HANIFAH adalah kaum nabi palsu Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad bin Saud. Kemudian dalam kitab tersebut Sayyid AIwi menyebutkan bahwa orang yang tertipu ini tiada lain ialah Muhammad bin Abdul Wahab.Adapun mengenai sabda Nabi SAW yang mengisyaratkan bahwa akan ada keguncangan dari arah timur (Najed) dan dua tanduk setan, sebagian, ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua tanduk setan itu tiada lain adalah Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad Ibn Abdil Wahab. Pendiri ajaran wahabiyah ini meninggal tahun 1206 H / 1792 M. 
SEDIKIT INFO
Sungguh Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan Khawarij ini dalam beberapa hadits beliau, maka hadits-hadits seperti itu adalah merupakan tanda kenabian beliau s a w, karena termasuk memberitakan sesuatu yang masih ghaib (belum terjadi). Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan sebagian yang lain terdapat dalam selain kedua kitab tsb. 

Hadits-hadits itu antara lain :

1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini, sambil memberikan ke arah timur (Najed-pen ).

2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur’an tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama hingga anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereke bercukur kepala (GUNDUL – pen).

3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur’an, tetapi keimanan mereka tidak sampai mengubatinya, mereka keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeruh kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah. Tanda-tanda mereka adalah bercukur (GUNDUL – pen).

4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al Qur’an namun tidak sampai pada kerongkongan mereka, meraka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah pada hari kiamat.

5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka tidak akan  kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur (GUNDUL – pen).

6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan unta.

7. Dari arah sini inilah datangnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah timur (Najed – pen).

8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan fahaman Wahabi dari sebelah timur / Najed –
pen).

9. (Nabi s a w berdo’a) Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, para sahabat berkata : Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo’a: Ya Allah, berikan kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, dan pada yang ketiga kalinya beliau s a w bersabda : Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah serta disana pula akan muncul tanduk syaitan.

10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai membersihkan meraka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir bersama-sama dengan dajjal.

Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul-pacul – pen). Dan ini adalah merupakan nash atau perkataan yang jelas ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah timur, yakni para penganut Ibnu Abdil Wahab, karena
dia telah memerintahkan setiap pengikutnya bercukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya tidaklah dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum melakukan perintah tsb (bercukur – gundul pacul). Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari
aliran-aliran SESAT lainnya.

Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas ditujukan kepada mereka, sebagaimana apa yang telah dikatakan oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal, seorang mufti di Zubaid. Beliau r a berkata : “Tidak usah seseorang menulis suatu buku untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab,
akan tetapi sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits Rasulullah s a w itu sendiri yang telahmenegaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena ahli bid’ah sebelumnya tidaklah pernah berbuat demikian selain mereka.
Adapun mengenai sabda Nabi s a w yang mengisyaratkan bahwa akan ada dari arah timur (Najed – pen) keguncangan dan dua tanduk syaithon, maka sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua tanduk syaithon itu tiada lain adalah Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad Ibn Abdil Wahhab.

Sebagian ahli sejarah menyebutkan peperangan BANY HANIFAH, mengatakan : Di akhir zaman nanti akan keluar di negeri Musailamah seorang lelaki yang menyerukan
agama selain agama Islam. Ada beberapa hadits yang didalamnya menyebutkan akan timbulnya fitnah, diantaranya adalah :

1. Darinya (negeri Musailamah dan Muhammad bin Abdul Wahhab) fitnah yang besar yang ada dalam ummatku, tidak satupun dari rumah orang Arab yang tertinggal
kecuali dimasukinya, peperangan bagaikan dalam api hingga sampai keseluruh Arab, sedang memeranginya dengan lisan adalah lebih sangat (bermanfaat – pen) daripada menjatuhkan pedang.

2. Akan ada fitnah yang menulikan, membisukan dan membutakan, yakni membutakan penglihatan manusia didalamnya sehingga mereka tidak melihat jalan keluar, dan menulikan dari pendengaran perkara hak, barang siapa meminta dimuliakan kepadanya maka akan
dimuliakan.

3. Akan lahir syaithon dari Najed, Jazirah Arab akan goncang lantaran fitnahnya.

Al-Allamah Sayyid Alwi bin Ahmad bin Hasan bin Al-Quthub As-Sayyid Abdullah Al-Haddad Ba’Alawi didalam kitabnya :”Jalaa’uzh zhalaam fir rarrdil Ladzii adhallal ‘awaam” sebuah kitab yang agung didalam menolak faham wahabi, beliau r a menyebutkan didalam kitabnya sejumlah hadits, diantaranya ialah hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin abdul Muthalib
r a sbb :

“Akan keluar di abad kedua belas nanti dilembah BANY HANIFAH seorang lelaki, tingkahnya seperti pemberontak, senantiasa menjilat (kepada penguasa Sa’ud – pen) dan menjatuhkan dalam kesusahan, pada zaman dia hidup banyak kacau balau, menghalalkan harta manusia, diambil untuk berdagang dan menghalalkan darah manusia, dibunuhnya manusia untuk kesombongan, dan ini adalah fitnah, didalamnya orang-orang yang hina dan rendah menjadi mulia (yaitu para petualang & penyamun digurun pasir – pen), hawa nafsu mereka saling berlumba tak ubahnya seperti berlumbanya anjing dengan pemiliknya”.

Kemudian didalam kitab tersebut Sayyid Alwi menyebutkan bahwa orang yang tertipu ini tiada lain ialah Muhammad bin Abdul Wahhab dari Tamim. Oleh sebab itu hadits tersebut mengandung suatu pengertian bahwa Ibnu Abdul Wahhab adalah orang yang datang dari ujung Tamim, dialah yang diterangkan hadits Nabi s a w yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Sa’id Al-Khudri r a bahwa Nabi s a w bersabda :

“Sesungguhnya diujung negeri ini ada kelompok kaum yang membaca Al Qur’an, namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya, mereka membunuh pemeluk Islam dan mengundang berhala-berhala (Amerika, Inggeris dan kaum Zionis baik untuk penggalian berhala purbakala atau untuk kepentingan yang lain – pen), seandainya aku menjumpai mereka tentulah aku akan membunuh mereka seperti dibunuhnya kaum ‘Ad.

Dan ternyata kaum Khawarij ini telah membunuh kaum muslimin dan mengundang ahli berhala (Zionis dan konco-konconya – pen). Ketika Ali bin Abi Thalib dipenggal oleh kaum khawarij, ada seorang lelaki berkata : “Segala Puji bagi Allah yang telah melahirkan mereka dan menghindarkan kita dari mereka”. Kemudian Imam Ali berkata : “Jangan begitu, demi Tuhan yang diriku berada didalam Kekuasaan-Nya, sungguh
diantara mereka ada seorang yang dalam tulang rusuknya para lelaki yang tidak dikandung oleh perempuan, dan yang terakhir diantara mereka adalah bersama dajjal.

Ada hadits yang diriwayatkan oleh Abubakar didalamnya disebutkan BANY HANIFAH, kaum Musailamah Al-Kadzdzab, Beliau s a w berkata : “Sesungguhnya lembah pegunungan mereka senantiasa menjadi lembah fitnah hingga akhir masa dan senantiasa terdapat fitnah dari para pembohong mereka sampai hari kiamat”.

Dalam riwayat lain disebutkan :

“Celaka-lah Yamamah, celaka karena tidak ada pemisah baginya” Di dalam kitab Misykatul Mashabih terdapat suatu hadits berbunyi sbb : “Di akhir zaman nanti akan ada suatu kaum yang akan membicarakan kamu tentang apa-apa yang belum pernah kamu mendengarnya, begitu juga (belum pernah) bapak-bapakmu (mendengarnya), maka berhati-hatilah jangan sampai menyesatkan dan memfitnahmu”.

Allah SWT telah menurunkan ayat Al Qur’an berkaitan dengan BANY TAMIM sbb :

“Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti”.
(QS. 49 Al-Hujurat : 4).

Juga Allah SWT menurunkan ayat yang khitabnya ditujukan kepada mereka sbb : “Jangan kamu semua mengangkat suaramu diatas suara Nabi”. (QS. 49 Al-Hujurat 2)

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : “Sebenarnya ayat yang diturunkan dala kasus BANY HANIFAH dan mencela BANY TAMIM dan WA”IL itu banyak sekali, akan tetapi
cukuplah sebagai bukti buat anda bahwa kebanyakan orang-orang Khawarij itu dari mereka, demikian pula Muhammad bin Abdul Wahhab dan tokoh pemecah belah ummat, Abdul Aziz bin Muhammad bin Su’ud adalah dari mereka”.

Diriwayatkan bahwa Nabi s a w bersabda : “Pada permulaan kerasulanku aku senantiasa menampakkan diriku dihadapan kabilah-kabilah pada setiap musim dan tidak seorangpun yang menjawab dengan jawaban yang lebih buruk dan lebih jelek daripada penolakan BANY HANIFAH”.

Sayyid Alwi Al-Haddad mengatakan : “Ketika aku sampai di Tha’if untuk ziarah ke Abdullah Ibnu Abbas r a, aku ketemu dengan Al-Allamah Syeikh Thahir Asy-Syafi’i, dia memberi tahukan kepadaku bahwa dia telah menulis kitab guna menolak faham wahabi ini dengan judul : “AL-INTISHARU LIL AULIYA’IL ABRAR”. Dia berkata kepadaku : “Mudah-mudahan lantaran kitab ini Allah memberi mafa’at terhadap orang-orang yang hatinya belum kemasukan bid’ah yang datang dari Najed (fahaman Wahabi), adapun orang yang hatinya sudah kemasukan maka tak dapat diharap lagi kebahagiannnya, karena ada sebuah hadits riwayat Bukhari : ‘Mereka keluar dari agama dan tak akan kembali’. Sedang yang dinukil sebagian ulama yang isinya mengatakan bahwa dia (Muhammad bin Abdul Wahhab) adalah semata-mata
meluruskan perbuatan orang-orang Najed, berupa anjuran terhadap orang-orang Baduy untuk menunaikan sholat jama’ah, meninggalkan perkara-perkara keji dan merompak ditengah jalan, serta menyeru kemurnian tauhid, itu semua adalah tidak benar.

Memang nampaknya dari luar dia telah meluruskan perbuatan manusia, namun kalau ditengok
kekejian-kekejiannya dan kemungkaran-kemungkaran yang dilakukannya berupa :

1. Mengkafirkan ummat sebelumnya selama 600 tahun lebih (yakni 600 sebelum masa Ibnu Taimiyah dan sampai masa Wahabi, jadi sepanjang 12 abad lebih- pen).

2. Membakar kitab-kitab yang relatif amat banyak (termasuk Ihya’ karya Al-Ghazali)

3. Membunuh para ulama, orang-orang tertentu & masyarakat umum.

4. Menghalalkan darah dan harta mereka (karena dianggap kafir – pen)

5. Melahirkan jisim bagi Dzat Allah SWT.

6. Mengurangi keagungan Nabi Muhammad s a w, para Nabi & Rasul a s serta para Wali r a

7. Membongkar makam mereka dan menjadikan sebagai tempat membuang kotoran (toilet).

8. Melarang orang membaca kitab “DALAA’ILUL KHAIRAT”, kitab Ratib dan dzikir-dzikir, kitab-kitab maulid Dziba’.

9. Melarang membaca Shalawat Nabi s a w diatas menara-menara setelah melakukan adzan, bahkan telah membunuh siapa yang telah melakukannya.

10. Menyuap orang-orang bodoh dengan doktrin pengakuan dirinya sebagai nabi dan memberi pengertian kepada mereka tentang kenabian dirinya dengan tutur kata yang manis.

11. Melarang orang-orang berdo’a setelah selesai menunaikan sholat.

12. Membagi zakat menurut kemauan hawa nafsunya sendiri.

13. Dia mempunyai i’tikad bahwa Islam itu sempit.

14. Semua makhluk adalah syirik.

15. Dalam setiap khutbah dia berkara bahwa bertawasul dengan para Nabi, Malaikat dan para Wali adalah kufur.

16. Dia mengkafirkan orang yang mengucapkan lafadz : “maulana atau sayyidina” terhadap seseorang tanpa memperhatikan firman Allah yang berbunyi :
“Wasayyidan” dan sabda Nabi s a w kepada kaum anshar : “Quumuu li sayyidikum”, kata sayyid didalam hadits ini adalah shahabat Sa’ad bin Mu’adz.

17. Dia juga melarang orang ziarah ke makam Nabi s a w dan menganggap Nabi s a w itu seperti orang mati lainnya.

18. Mengingkari ilmu Nahwu, lughat dan fiqih, bahkan melarang orang untuk mempelajarinya karena ilmu-ilmu tsb dianggap bid’ah.

Dari ucapan dan perbuatan-perbuatanya itu jelas bagi kita untuk menyakini bahwa dia telah keluar dari kaidah-kaidah Islamiyah, karena dia telah menghalkan harta kaum muslimin yang sudah menjadi ijma’ para ulama salafushsholeh tentang keharamannya atas dasar apa yang telah diketahui dari agama, mengurangi keagungan para Nabi dan Rasul, para wali dan
orang-orang sholeh, dimana menurut ijma’ ulama’ keempat mazhab Ahlissunnah wal jama’ah / mazhab Salafushsholeh bahwa mengurangi keagungan seperti itu dengan sengaja adalah kufur, demikian kata sayyid Alwi Al-Haddad”.

Dia berusia 95 tahun ketika mati dengan mempunyai beberapa orang anak yaitu Abdullah, Hasan, Husain dan Ali mereka disebut dengan AULADUSY SYEIKH atau PUTRA-PUTRA MAHA GURU AGUNG (menurut terminologi yang mereka punyai ini adalah bentuk pengkultus-individuan, mengurangi kemuliaan para Nabi dan Rasul tapi memuliakan dirinya sendiri – dimana kekonsistensiannya ? – pen). Mereka ini mempunyai anak cucu yang banyak
dan kesemuanya itu dinamakan AULADUSY SYEIKH sampai sekarang. Hanya kepada Allah jualah kita pintakan semoga mereka diberikan petunjuk menuju jalan
kebenaran (inilah pengikut Salaf yang sejati tidak pernah mendo’akan kejelekan kepada siapa saja yang telah mengucapkan kalimat Syahadat. mendo’a untuk kejelekan enggak pernah apalagi mengkafirkan atau memusyrikkan sesama muslim – pen)

Dari kitab : Durarus Saniyah fir Raddi alal Wahabiyah.
Karya : Syeikhul Islam As-Sayyid Al-Allamah Al-Arif
Billah Ahmad bin Zaini Dahlan Asy-Syafi’i.

Ada lagi perkara yang tidak disebutkan oleh penulis diatas yaitu :

1. Melarang penggunaan alat pengeras untuk adzan atau dakwa atau apapun.

2. Melarang penggunaan telpon.

3. Melarang mendengarkan radio dan TV

4. Melarang melagukan adzan.

5. Melarang melagukan / membaca qasidah

6. Melarang melagukan Al Qur’an seperti para qori’ dan qari’ah yakni yang seperti dilagukan oleh para fuqoha

7. Melarang pembacaan Burdah karya imam Busiri rahimahullah

8. Melarang mengaji “sifat 20” sebagai yang tertulis dalam kitab Kifatayul Awam, Matan Jauharatut Tauhid, Sanusi dan kitab-kitab Tauhid Asy’ari / kitab-kitab Ahlissunnah Wal Jama’ah, karena tauhid kaum Wahabi berkisar Tauhid “Rububiyah & Iluhiyah” saja.

9. Imam Masjidil Haram hanya seorang yang ditunjuk oleh institusi kaum Wahabi saja, sedang sebelum Wahabi datang imam masjidil Haram ada 4 yaitu terdiri dari ke 4 madzhab Ahlussunnah yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali. Inilah apakah benar kaum Wahabi sebagai madzhab Ahlissunnah yang melarang madzhab Ahlissunnah, tepatnya Wahabi adalah : “MADZHAB YANG MENGHARAMKAN MADZHAB”.

10. Melarang perayaan Maulid Nabi pada setiap bulan Rabiul Awal.

11. Melarang perayaan Isra’ Mi’raj yang biasa dilaksanakan setiap malam 27 Rajab, jadi praktis tidak ada hari-hari besar Islam

12. Semua tarekat sufi dilarang tanpa kecuali.

13. Membaca dzikir “La Ilaaha Illallah” bersama-sama setelah shalat dilarang

14. Imam dilarang membaca Bismillah pada permulaan Fatihah dan melarang pembacaan Qunut pada shalat subuh.

Jika demikian apa bedanya dengan kaum PRIMITIF ?. Dasar Baduy jahil, tahu agama sedikit sudah dimodifiednya.

Diantara kekejaman dan kejahilan kaum Wahabi adalah meruntuhkan kubah-kubah diatas makam sahabat-sahabat Nabi s a w yang berada di Mu’ala (Makkah), di Baqi’ & Uhud (Madinah) semuanya diruntuhkan dan diratakan dengan tanah dengan mengunakan dinamit penghancur. Demikian juga kubah diatas tanah dimana Nabi s aw dilahirkan, yaitu di Suq al Leil di ratakan dengan tanah dengan menggunakan dinamit dan dijadikan tempat parkir unta, saat ini karena hebatnya desakan kaum muslimin maka khabarnya dibangun perpustakaan. Benar-benar kaum Wahabi itu golongan paling jahil diatas muka bumi ini. Tidak pernah menghargai peninggalan sejarah dan menghormati nilai-nilai luhur Islam

Alkubbatul Khadra atau kubah hijau dimana Nabi Muhammad s a w dimakamkan juga akan didinamit dan diratakan dengan tanah tapi karena ancaman kaum muslimin maka orang-orang biadab itu menjadi takut dan mengurungkan niatnya. Semula seluruh yang
menjadi manasik haji itu akan dimodified termasuk maqam Ibrahim akan digeser tapi karena banyak yang menentang termasuk Sayyid Almutawalli Syakrawi dari Mesir maka dipendamkanya.

Bank Guna Nama Islam Tindas Pengguna

Apabila sesuatu itu di buat atas nama Islam, ianya mestilah berasaskan kesucian dan berpandukan ajaran Rasullullah melalui Al-Quran dan Hadis. Melabelkan nama Islam, sebenarnya merupakan satu tanggungjawab besar untuk melaksanakan amalan-amalan keislaman itu sendiri. Mengapakah bank itu dinamakan Bank Islam atau sewaktu dengannya? Tidakkah Bank nama Islam terasa terpikul dengan nama Islam yang disandangnya. Melabel Islam tetapi tidak beridentitikan Islam adalah perbuatan yang ‘meloyakan’!

Kecualilah, orang-orang yang menubuhkannya mempunyai agenda perniagaan untuk mendominasi harta umat Melayu supaya melonggokkan wang mereka kepada institusi ’Islam’ ini  kerana rata-rata orang Islam lebih mementingkan kesucian. Kita lihat sejauhmanakah perjalanan dan perlaksanaan sistem bank ’islam’ ini benar-benar islamik? Apakah bezanya antara bank berjenama Islam dengan bank-bank konvensional yang lain?

Mungkinkah hanya dengan penukaran istilah dari perkataan ’faedah’ kepada ’keuntungan’ misalnya, terus menjadikannya suci? Sejauhmana Bank Islam hanya berhujjah dangan isu BLR untuk memuliakan diri sendiri? Mungkinkah dengan ciri-ciri yang Bank ala Islam ini ada, menyebabkan ramai orang yang bukan Islam tidak tertarik dengan Bank Islam. Nampaknya mereka tidak segan silu boleh berkata..’ sama saja maaaa’.

Kadang-kadang kita harus memahami apa sebenarnya maksud ‘riba’. Oleh sebab itu, Bank jenama Islam cuba untuk lari dari riba dangan menukar istilah iaitu dari faedah kepada keuntungan. Atas istilah baru itu, apa sahaja bayaran yang lebih dikenakan bolehlah dihalalkan ikut suka hati.Sedangkan maksud sebenar riba adalah lebihan atau tambahan ( al-ziyadah) yang dikenakan ke atas pinjaman. Dan sebab utama riba (bayaran lebih) ini diharamkan adalah kerana Islam memandang ianya sebagai satu penganiayaan ke atas si peminjam, yang terpaksa menanggung jumlah bayaran balik yang jauh lebih tinggi dari apa yang dipinjamnya.

Sebagai contohnya, kalau dengan bank konvensional, meminjam RM100,000, bayar balik RM220,000, RM120,000 (bayaran lebih) itu adalah riba dan satu bentuk penganiayaan kepada si peminjam. Dengan Bank Islam atau bank yang sewaktu dengannya pula, pinjam RM100,000, bayar balik RM250,000, bayaran lebih RM150,000 (jauh lebih tinggi). Adakah ini bukan riba dan bukankah satu penganiayaan?Malahan ia dihalalkan oleh pakar-pakar ekonomi shariah kononnya yang disuap dengan gaji tinggi oleh pihak bank kerana mereka menjaga kepentingan pelabur-pelabur mereka.

Cuba kita fikir sendiri. Kita ada rumah bernilai RM100,000 dan nilai tersebut sudah pun disahkan oleh jurunilai berdaftar mengikut harga pasaran. Tapi bila kita beli rumah tersebut dari Bank Islam secara ansuran, Bank Islam cakap harga jualannya adalah RM250,000. RM250,000 itu berdasarkan nilai pasaran 30 tahun akan datang. Adakah kita rela atau menyumpah-nyumpah dengan Bank Islam kerana ‘mark-up’ harga tahap maut itu? Takkan kita nak niat sedekah pada bank yang sudah sememangnya kaya-raya.

Lazimya, Bank Islam berhujah, bahawa “harga kami adalah tetap”. Tidak kira apapun terjadi harga sudah ditetapkan. Disinilah apa yang berlaku apabila Bank Islam untuk membela diri dan menyucikan diri, tetapi sesuatu yang kita harus tanya, apakah jadi dengan harta, jika dilelong atau telah muflis?

Cara kiraan Bank Islam amatlah menyedihkan. Contohnya, katakan anda buat pinjaman RM100,000 dengan kadar 7.5% setahun untuk 30 tahun. Harga jualan bank islamik = RM 250,944. Sebulan anda bayar lebih kurang RM700 sebulan. Setahun, anda bayar RM8,400. 10 tahun anda bayar RM 84,000. Ditakdirkan, selepas 10 tahun, anda mengalami masalah kewangan dan tidak mampu bayar ansuran rumah lebih setahun. Rumah tersebut terpaksa bank lelong . Mengikut harga pasaran, rumah tersebut dinilaikan pada harga RM160,000. Tetapi kerana rumah itu dilelong pada harga murah, ia hanya dapat dijual pada harga RM 146,000 sahaja. Bank Islam akan buat pengiraan berdasarkan harga jualan yang sudah ditetapkan dari awal (RM250,944), tolak semua bayaran yang anda sudah buat selama 10 tahun (RM84,000) dan harga kutipan lelong RM146,000.

Oleh kerana anda gagal buat bayaran dan rumah dilelong, bank tidak akan beri anda rebet atau diskaun. Mereka caj harga penuh. Selepas ditolak semua bayaran, anda masih lagi berhutang kepada bank RM20,944. Mahkamah perintahkan anda bayar baki hutang pada kadar RM100 sebulan dan selagi ia tidak selesai, anda masih disenaraihitamkan dari kesemua institusi kewangan (CTOS) sampai mati.

Ini amat berbeza dengan bank konvensional (Bukan nak memuji bank konvensional, sekadar ambil perbandingan) apabila rumah anda dilelong, jumlah yang boleh dituntut oleh pihak bank, hanyalah setakat full settlement amountfull settelement value RM 97,000, anda masih dapat untung RM 49,000 dari harga lelong tadi. Memanglah anda kini takde rumah, tapi sekurang kurangnya anda tidak ditinggalkan dalam keadaan masih berhutang dengan pihak bank. Boleh juga mulakan hidup baru dengan menyewa dan selesaikan hutang hutang lain. selepas 10 tahun (RM 86,655) dicampur dengan tunggakan bayaran serta interest (katakanlah semua RM10,345). Dari harga lelong RM146,000, tolak

Kadang-kadang terfikir mana yang lebih zalim… Mengapa sesuatu yang dibuat atas nama Islam boleh mengolah sistem kewangan sezalim itu? Persoalannya juga adakah betul pelaksanaan shariah oleh mereka yang menggelarkan diri mereka pakar shariah yang dilaksanakan itu selaras dengan intipati Islam. Jika kembali kepada ajaran Islam sekalipun, Islam tidak menggalakkan berhutang dan jika berhutang pun, kaedahnya mudah tetapi dijadikan kaedah yang rumit oleh pakar-pakar ini. Hanya kita boleh berharap, hanya Allah tahu siapa yang benar. Jika pakar-pakar ini salah mentafsir ilmu muamalat Islam, biarkanlah mereka dimasak dalam api neraka jahanam.

Selain itu, selalunya Bank Islam akan berhujah atas nama BLR yang diamalkan dalam bank konvensional. Ramai rakyat tidak tahu apa makna BLR ini. Kadang-kadang orang-orang bank menakut-nakutkan pengguna dengan BLR terutama jika berulang lagi krisis ekonomi hanya untuk melariskan penjualan produk mereka yang belum tentu lagi halal di mata ALLAH!

Memang kita akui, kadar BLR akan berubah ubah dari masa ke semasa, tetapi ia tidak akan naik tidak tentu pasal. Jika ia dinaikkan, tentu ada sebab di sebaliknya. Sebagai contoh, tahun 1998 kadar BLR terpaksa dinaikkan kerana masalah manipulasi matawang ringgit di pasaran luar. Bila kadar pinjaman dinaikkan, ekonomi akan jatuh. Jika kita perhatikan, BLR naik pun tidak lama. Bank Negara Malaysia (BNM)  pun tahu, kalau kadar BLR diletakkan tinggi, lama-lama orang tak mampu bayar loan  dan mereka akan menderita. Akhirnya, kerajaan juga mendapat padahnya kerana kerajaan akan disalahkan kerana gagal menguruskan negara. Maka, bila kita lihat sekarang apabila kerajaan BN semakin kurang penyokongnya, mungkin rakyat kecewa dengan kerajaan BN kerana dasar-dasar silap ini. Oleh itu, janganlah sahaja menyalahkan pembangkang jika mulai hilang sokongan rakyat. Bila masalah ini berlaku, kadar pinjaman tidak berbayar ( non-performing loan) naik mencanak-canak. Selepas 2 tahun, kadar BLR jatuh kepada 6.8%, kemudian kepada 6.4% dan akhir sekali kepada 6.0%.

Hanya apabila harga petrol dinaikkan 30 sen, harga barang mula naik, inflasi juga mula naik. Untuk mengawal inflasi dan harga barang yang dikawal, maka BNM naikkan kepada 6.75% sekarang ini. Anda boleh refinance loan konvensional lama kepada loan baru yang menawarkan kadar lebih murah BLR , dengan FREE MOVING COST , tanpa ada yuran guaman. Pindah saja loan lama kepada bank baru yang menawarkan interest yang lebih murah. Malahan ada institusi kewangan yang sanggup beri fixed rate untuk loan konvensional sepanjang tempoh pinjaman seperti di AIA Assurance, Malaysian Building Society (MBSB), Citibank,CIMB Bank dan sebagainya. Mereka boleh offer 5.75%, 5.99%, 6% fixed rate loan,

Rasa-rasa mana yang lebih mahal? Pinjaman konvensional atau pinjaman yang didakwa islamik ala kepala pakar shariah Malaysia sendiri? Sekali lagi saya tegaskan, bukan untuk memuji bank konvensional, sekadar buat perbandingan, sahaja dan untuk melihatkan Bank Islam dan Bank konvensional tiada bezanya.

Ini satu lagi, produk Bank islam yang didakwa adil dan mencerminkan keislaman iaitu rebat( ibra’). Apakah itu ibra’? Ianya hanya sekadar gimik untuk sistem pinjaman Islam. Kita ambil contoh kaedah pengiraan ibra ini, berpandukan contoh pinjaman rumah tadi, setelah membayar pinjaman rumah selama 10 tahun (total payment RM84,000), nilai full settlement untuk pinjaman konvensional adalah RM 86,655. Anda bayar RM 84,000, hanya untuk mengurangkan baki pinjaman sebanyak RM 13,345.

Inilah yang orang dulu mengamuk, bayar punyalah banyak, tapi baki pinjaman baru berkurangan sikit. Kebanyakan bayaran selama ni, hangus sebagai interest (bayaran lebih) kepada bank sahaja. Ini yang banyak dijadikan modal oleh islamik bank untuk menjatuhkan sistem faedah oleh bank konvensional, kononnya tidak telus. Padahal, orang mengamuk sebab mereka tidak ada pengetahuan tentang sistem pengiraan pinjaman.

Kalau anda pakai pinjaman islamik, setelah bayaran 10 tahun RM84,000, anda buat full settlement, bank islamik akan tolak RM 84,000 dari harga jualan RM 250,944. Baki hutang sepatutnya RM 166,944. Tetapi oleh kerana anda selesaikan pinjaman awal, maka bank islamik minta bayaran RM 86,655 sahaja lah. Lagi RM 80,289 kira diskaunlah, rebet ibra’ dari bank islamik. Banyak tuh RM80,000 diskaun, mana nak dapat? Kan bank islamik bermurah hati.

Padahal, nilainya sama sahaja dengan full settlement loan konvensional. Tapi diwar-warkan seolah olah Bank Islam sangat bermurah hati bagi diskaun RM80,000. Sedangkan dari sudut teknikal, apabila anda selesaikan pinjaman lebih awal, pihak bank TIDAK BERHAK UNTUK TUNTUT INTEREST / PROFIT untuk baki tempoh pinjaman.
Mereka hanya berhak ke atas tempoh sebelum penyelesaian awal sahaja.

Cuba anda bandingkan sendiri, nilai early settlement dari pinjaman konvensional dan pinjaman islamik? Yang mana lebih murah? Kadangkala early settlement dari pinjaman islamik lebih tinggi sedikit dari yang konvensional kerana mereka kenakan penalti caj yang lebih tinggi. Untuk kepastian, cuba anda selidik sendiri dan semak betulkan ada diskaun seperti yang dinyatakan, atau sekadar GIMMIK SAHAJA? Yang menjadi masalah sekarang, pinjaman islamik tidak memgambil kira bayaran lebih yang anda lakukan untuk kurangkan profit yang dicaj ke atas loan anda. Ini berlaku terutamanya dalam pinjaman kereta dan pinjaman peribadi. Selagi pinjaman tidak dilangsaikan penuh, apa jua bayaran lebih tidak dikira untuk kurangkan total profit. Ini berbeza dengan loan konvensional di mana anda boleh bayar lebih untuk kurangkan baki pinjaman anda. Baki pinjaman berkurangan, interest yang dikenakan juga berkurangan.

Disini juga harus diingat, Bank Islam bukan penjual rumah, kereta atau barangan kedai. Mereka adalah insititusi yang beri khidmat kewangan dan khidmat kewangan mereka, banyak datang dari meminjamkan duit pelabur pelabur mereka kepada orang ramai. Yang kadang-kadang menjadi masalah, mereka mengenakan profit yang terlalu tinggi dari modal asal barang tersebut. Apabila si penjual mengenakan profit yang terlalu tinggi, ia mirip riba juga, iaitu riba al-Fadl. Ada dalil dari Al-Quran yang menyatakan, adalah haram bagi seseorang yang mengenakan riba (bayaran lebih) berlipat ganda.

Harus diingat juga, sistem ekonomi Islam bukan dibina dengan niat untuk membuat keuntungan semaksima yang boleh seperti sistem kapitalis. Ekonomi Islam mempunyai etika jual-belinya sendiri yang perlu kita patuhi dan etika ini menyarankan kita berbuat baik sesama orang lain, bukan menzalimi mereka. Tahukah kita ada beberapa sistem dalam Bank Islam ditiru dari bank konvensional. Contohnya, pinjaman kereta dan pinjaman peribadi. Mereka kata pinjaman Bank Islam bukan terjemahan dari pinjaman konvensional, tetapi jika kita selidik, kita akan dapati ianya ditiru bulat-bulat dari produk konvensional.

Bagaimana ini boleh terjadi?

Ambil contoh pinjaman peribadi di sebuah bank A. Pinjaman ditawarkan pada 5.6% setahun sahaja untuk tempoh 5 tahun. Pinjam RM10,000, sebulan bayar RM 213 sahaja selama 60 bulan. Kononnya cukup murah 5.6%! Ramai orang tak tahu, 5.6% setahun itu bukanlah kadar sebenar pinjaman. Sebaliknya ianya adalah kadar nominal sahaja. Dalam erti kata lain, kadar pada nama sahaja. Pinjaman islamik meniru sahaja format pinjaman peribadi konvensional, yang gemar publishkan kadar nominal, dan bukannya kadar sebenar.Kadar sebenar untuk pinjaman tersebut, perlu anda rujuk mengikut kadar APR ( Annual Percentage Rate) dalam loan agreement anda. Itulah kadar sebenar pinjaman anda dan ia dinyatakan pada kadar 10.2% setahun.

Itulah, kadang-kadang kita pun tak tahu mengapa orang-orang Bank Islam tidak berterus terang dalam hal ini. Mereka ini tidak tahu ke atau mereka menganggap orang-orang awam tidak tahu apa-apa? Bagi saya, mereka tahu orang awam sudah tidak kisah lagi asalkan namanya Islam. Maka, jual apa-apa pun guna nama Islam, orang Islam tidak perlu tahu semua itu. Malangnya, bank-bank Islam ini tidak berterus-terang dan memperdayakan pengguna Islam jika benar ini adalah niat mereka.


Pinjaman kereta pula satu lagi masalah Bank Islam. Ramai penarik-penarik kereta ala samsing berlambak mencari senarai nama peminjam yang lambat bayar ansuran. Mengapa badan yang berasakan Islam boleh mengupah samseng tarik kereta, untuk mengugut peminjam peminjam yang bermasalah? Bila kereta dilelong, harga kereta jauh lebih rendah dari harga jualan pinjaman kereta. Si peminjam, sudahlah kena caj upah tarik kereta yang mahal, kemudian setelah kereta dilelong pun, masih menanggung hutang yang tidak habis sebab takde rebet. Berterusanlah si peminjam kena blacklist, menanggung hutang pinjaman kereta walaupun kereta sudah dilelong. Tetapi sebelum buat pinjaman kereta ini, cukup manis kata-kata mereka – pinjaman islamik yang telus dilakukan dengan akad sewa beli. Bila anda membeli kereta dengan skim pinjaman islamik mereka, anda umpama menyewa kereta dari mereka. Orang sewa kereta, kalau dah pulangkan, tidak perlu bayar sewa lagi. Tapi peminjam yang kereta sudah dilelong pun, masih kena blacklist dan tanggung hutang kadang-kadang sampai mati.

Artikal ini bukan hendak menjatuhkan Islam. Hanya sekadar hendak memberi sedikit penerangan supaya sistem yang sedia ada boleh dibaikpulih dan lebih berwajah Islam. Tidak guna menggunakan nama Islam tetapi sistem masih jahlliah dan penuh kezaliman. Biarlah Bank Islam didirikan atas dasar ingin membantu memajukan umah bukan untuk menindas ummah. Sampailah masanya, kerajaan harus bertindak membersihkan sistem Bank Islam atau sistem kewangan Islam. Apatah lagi dengan rekod Bank Islam yang telah mengalami kerugian. Mungkin, jika tidak diubah, orang Islam sendiri tidak akan dapat melihat kemuliaan dan kesucian Islam apatah lagi orang-orang bukan Islam. Sejarah telah banyak membuktikan bahawa dari tangan orang Islam sendiri yang banyak menjatuhkan Islam.

Perkara yang perlu kita sedar dan tanya sekarang, ADAKAH PELAKSANAAN BANK ISLAM SEKARANG ADALAH SAMA DENGAN YANG DILAKSANAKAN DI NEGARA-NEGARA ISLAM DI TIMUR TENGAH?
Saya yakin anda tahu jawapannya. Jika benar kita amalkan yang benar-benar Islam, sudah lama cita-cita kerajaan mahu jadikan Malaysia hub perbankan Islam terbesar di dunia sudah tercapai. Malangnya, sampai sekarang sudah ketinggalan di belakang Singapura dan Dubai. Jangan terkejut jika Tokyo dan New York sendiri yang lebih baik dan maju dari kita dalam perbankan Islam. Oleh itu, bagi mereka yang sedap duduk di kerusi Lembaga Shariah Bank Negara dan bank-bank komersil, hitunglah balik diri sendiri semoga anda tidak membawa dosa kekejaman anda memanipulasikan operasi pinjaman dengan menggunakan nama Islam ini di hari akhirat.

Wallahualam.

Sumber: kl-today.com

Lagi Bencana Pada 26 Haribulan

Gempa bumi 7.6 pada skala Richter menggegarkan barat lautan Pasifik

26/12/2010 2:09am

WELLINGTON 26 Dis. – Gempa bumi kuat berukuran 7.6 pada skala Richter telah berlaku di perairan cetek dekat Vanuatu di barat lautan Pasifik malam tadi, kata Pusat Kajian Geologi Amerika Syarikat (AS).

Pusat Amaran Tsunami Pasifik AS telah mengeluarkan amaran tsunami bagi Vanuatu, Fiji dan New Caledonia selepas berlaku gempa pada kedalaman kira-kira 24 kilometer di bawah dasar laut itu.

Amaran itu bagaimanapun ditarik balik setelah hanya tsunami kecil sahaja dan tiada sebarang kerosakan dilaporkan berlaku ekoran gegaran pada pukul 12.16 pagi (9.16 malam waktu Malaysia) itu.

Gegaran kuat itu berpusat di 135 kilometer ke barat Isangel, pulau Tanna di Vanuatu dan 200 kilometer ke utara Tadine di Pulau Loyalty, New Caledonia.

Vanuatu yang terletak antara Fiji, Australia dan utara New Zealand berada dalam `Lingkaran Api Pasifik’ dengan seismik dan gunung berapi yang aktif ekoran pergerakan plat dalam kerak bumi. – AFP

————————————————————————————————————————

Dalam masa beberapa minggu kebelakangan ini, banyak blogger & rantaian SMS mengingatkan kemungkinan akan berlakunya bencana alam pada 26hb Disember 2010.

Pada 23hb Dis 2010, Saya menerima sms drpd seorang Ust di Malaysia. seperti berikut :-

“Ass.ww. Mungkin ada malapetaka besar akan berlaku, samada meletus gunung berapi bawah laut, gempa atau taufan, atau serentak ketiga-tiganya sekali. Ini akibat orang mempermainkan kebenaran dan bergelumang dengan kebatilan. Maka kita hendaklah mempersiapkan diri dengan terus terusan berdakwah memperingatkan manusia dan bertasbih dan bertahmid dalam apa keadaan pun terutama waktu malam dan dini hari.

Untuk memahami lebih tepat baca segera ayat 1-49 surah 52 Athur juz 27.”

Kebanyakan negara-negara sejuk sekarang mengalami cuaca yang sangat pelik. Suhu sejuk melampau. Snow lebat hingga mengganggu aktiviti hidup manusia. Ariport & sekolah ditutup, program termasuk meeting2 kerajaan terpaksa dibatalkan. Kabus tebal umpama asap Ad-Dukhan seringkali menyelubungi bandar-bandar. Begitu juga di Moscow, turun naik suhu tidak menentu. Beberapa tukang ramal cuaca mengatakan tahun ini merupakan musim Winter yang paling sejuk dalam 1000 tahun.

Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman:
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ (10) يَغْشَى النَّاسَ هَذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ. الدخان: 10-11
Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih. (ad-Dukhan: 10-11)

Dalam hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
بَادِرُوا بِاْلأَعْمَالِ سِتًّا طُلُوعَ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا أَوِ الدُّخَانَ أَوِ الدَّجَّالَ أَوِ الدَّابَّةَ أَوْ خَاصَّةَ أَحَدِكُمْ أَوْ أَمْرَ الْعَامَّةِ . رواه مسلم في الفتن وأشرط الساعة

Bersegeralah kalian beramal sebelum datangnya enam perkara: terbitnya matahari dari arah barat, datangnya asap, munculnya Dajjal, keluarnya ad-Dabbah (binatang yang dapat berbicara), kematian atau datangnya hari kiamat yang merata. (HR. Muslim dalam al-Fitan wa Asyrathu as-Sa’ah).

Bersegeralah beramal dan berusahalah meninggalkan segala kemungkaran serta merta.

Moga Allah s.w.t memberikan kesempatan utk menerima taubat-taubat kita. Amin.. ya Allah..

Peristiwa Pada 26 Haribulan.. – Peringatan Bagi Manusia-Manusia Yang Lalai

Pada…..

26 Jan 1531 gempa bumi di Lisbon, Portugal, 30.000 orang maut
26 Jan 1700 gempa di Laut Pasifik, dari Vancouver Island, Southwest Canada off British Columbia hingga Northern California, Pacific Northwest,USA. Dikenal sebagai megathrust earthquake.
26 Jul 1805 gempa bumi di Naples, Calabria, Italy, 26.000 orang maut
26 Agt 1883 Gunung Krakatau meletus, 36.000 orang diperkirakan maut
26 Des 1861 gempa bumi di Egion, Yunani
26 Mar 1872 gempa bumi di Owens Valley, USA
26 Agt 1896 gempa bumi di Skeid, Land, Islandia
26 Nop 1902 gempa bumi di Bohemia, sekarang Czech Republic
26 Nop 1930 gempa bumi di Izu
26 Sep 1932 gempa bumi di Ierissos, Yunani
26 Des 1932 gempa bumi di Kansu, Cina, 70.000 orang maut
26 Okt 1935 gempa bumi di Colombia
26 Des 1939 gempa bumi di Erzincan, Turki, 41.000 orang maut
26 Nov 1943 gempa di Tosya Ladik, Turki
26 Des 1949 gempa bumi di Imaichi, Jepang
26 Mei 1957 gempa di Bolu Abant, Turki
26 Mar 1963, gempa bumi di Wakasa Bay, Jepang
26 Jul 1963 gempa bumi di Skopje, Yugoslavia, 1.000 orang maut
26 Mei 1964 gempa bumi di S. Sandwich Island
26 Jul 1967 gempa bumi di Pulumur, Turki
26 Sep 1970 gempa bumi di Bahia Solano, Colombia
26 Jul 1971 gempa bumi di Solomon Island
26 Apr 1972 gempa bumi di Ezine, Turki
26 Mei 1975 gempa bumi di N. Atlantic
26 Mar 1977 gempa bumi di Palu, Turki
26 Des 1979 gempa bumi di Carlisle, Inggris
26 Apr 1981 gempa bumi di Westmorland, USA
26 Mei 1983 gempa bumi di Nihonkai, Chubu, Jepang
26 Jan 1985 gempa bumi di Mendoza, Argentina
26 Jan 1986 gempa bumi di Tres Pinos, USA
26 Apr 1992 gempa bumi di Cape Mendocino, California, USA
26 Okt 1997 gempa bumi di Italia
26 Des 2004 Tsunami Aceh
26 Mei 2006 Gempa Jogja
26 Juni 2010 Gempa Tasik
26 Okt 2010 Tsunami Mentawai
26 Okt 2010 Merapi meletus

Apakah ini hanya kebetulan ?

Ada apa dengan tanggal 26?
Ternyata..dalam Al-Quran, Surah ke-26 Asy-Syu’ara’ yang di dalamnya membahas pengertian tentang azab dan bencana dari Allah.

Did U Know?

Di forwardkan oleh rakan sebilik… Dr. Syer Ali

 

Surat Perjanjian Antara Kerajaan BN & Kerajaan Israel dengan APCO Tersiar

1.Perjanjian antara  Kerajaan Israel dengan GCI International
2. Surat Setujuterima Jabatan Perdana Menteri
3. Perjanjian antara Kerajaan Malaysia Dengan APCO Worldwide Sdn.Bhd

WikiLeaks Bekerja Untuk Kuatkan Israel

Al-ManarTV:: WikiLeaks “Struck a Deal” to Keep Away Anything Damaging to Israel 13/12/2010

13/12/2010 Menurut sumber terbaru, Assange diduga mempunyai ‘deal’  dengan Israel sebelum ‘pendedahan maklumat terbaru’ baru-baru ini, yang mungkin menjelaskan mengapa kebocoran rahsia terbaru ini adalah “baik bagi Israel,” sebagaimana dakwaan perdana menteri Israel.

 

Sejumlah penganalisa, terutama di Turki dan Rusia, telah bertanya-tanya mengapa ratusan ribu dokumen-dokumen rahsia Amerika dibocorkan oleh website bulan lalu tidak mengandungi apa-apa yang boleh memalukan kerajaan Israel, seperti hampir setiap negara-negara lain yang disebut dalam dokumen-dokumen. Jawapannya terdapat kesepakatan rahsia antara “hati dan jiwa” Wikileaks (Assange) ,dengan para pegawai Israel, yang memastikan bahawa semua dokumen-dokumen seperti itu ‘dihapuskan’ sebelum sisanya didedahkan kepada awam, laman web tersebut.

 

Menurut sebuah laman web Arab kewartawanan investigatif Syriatruth, Assange telah menerima wang dari sumber-sumber Israel setengah rasmi dan berjanji mereka, dalam suatu “perjanjian rahsia, video yang dirakam,” untuk tidak menerbitkan dokumen-dokumen yang boleh membahayakan keselamatan Israel atau kepentingan diplomatiknya.

Sumber laporan Al-Haqiqah yang mengatakan bahawa bekas pekerja Wikileaks yang telah meninggalkan organisasi dalam beberapa bulan terakhir adalah lebih kepada “kepimpinan otokratik” Assange dan “kurangnya transparansi.”

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Tageszeitung harian Jerman Die, mantan juru bicara Daniel Wikileaks Domscheit-Berg mengatakan bahawa beliau dan lain-lain yang membangkang Wikileaks merancang untuk melancarkan platform Whistleblower mereka sendiri untuk memenuhi matlamat asal Wikileaks tentang “file sharing tanpa batas.”

Menurut sumber-sumber Al-Haqiqah, Assange bertemu dengan para pegawai Israel di Geneva awal tahun ini dan terjadi “kesepakatan rahsia”. Kerajaan Israel, nampaknya, menemukan dokumen-dokumen yg menjadi bocor mengandungi sejumlah besar dokumen-dokumen mengenai serangan Israel di Lubnan dan Gaza pada tahun 2006 dan 2008-9 masing-masing. Dokumen-dokumen ini, yang konon berasal terutama dari kedutaan Israel di Tel Aviv dan Beirut, telah dihapuskan dan mungkin dihancurkan oleh Assange, yang merupakan satu-satunya orang yang mengetahui password yang boleh membuka dokumen-dokumen ini, sumber menambah.

Setelah kebocoran (dan bahkan sebelum), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkata dalam sidang akhbar bahawa Israel telah “bekerja di peringkat awal” untuk menyekat kerosakan dari kebocoran, menambah bahawa “tidak ada bahan-bahan Israel diklasifikasikan telah didedahkan  Wikileaks.” Dalam sebuah wawancara dengan majalah Time sekitar waktu yang sama, Assange memuji Netanyahu sebagai pahlawan transparansi dan keterbukaan!

Menurut laporan lain diterbitkan di website Syriatruth, sebuah surat khabar Lubnan berhaluan kiri telah bertemu dengan Assange dua kali dan cuba untuk berunding perjanjian dengan dia, menawarkan “sejumlah besar wang”, untuk mendapatkan dokumen-dokumen tentang perang 2006, khususnya minit mesyuarat yang diadakan di kedutaan Amerika di Beirut pada Julai, 24 2006 yang secara luas dianggap sebagai mesyuarat ‘dewan perang’ antara pihak Amerika, Israel dan Lebanon yang memainkan peranan dalam perang. Dokumen-dokumen para editor Al-Akhbar diterima, Namun, tarikh semua untuk 2008 dan seterusnya dan tidak mengandungi “sesuatu yang berharga,” sumber mengesahkan. Ini hanya pergi untuk menyokong dakwaan kesepakatan Israel.

Akhirnya, mungkin layak dikatakan bahawa Assange telah melakukan apa yang dipercayai untuk melindungi dirinya sendiri dan memastikan bahawa dokumen-dokumen yang bocor diterbitkan sehingga dapat mendedah kemunafikan Amerika, yang dikatakan terobsesi dengan ” dengan mengorbankan tujuan yang lebih fundamental “.